Minggu, 06 Maret 2016

DEMAM ( VISTANAYA OCHA )

PATOFISIOLOGI DEMAM



Suhu tubuh diregulasi oleh suatu inti dalam hipotalamus anterior yang berfungsi sebagai termostat yang mengendalikan keseimbangan antara produksi dan kehilangan panas. Demam berkembang bila termostat digeser ke set yang lebih tinggi.
Untuk tubuh mencapai suatu suhu lebih tinggi kehilangan panas melalui kulit dikurangi dengan vasokonstriksi, sehingga dalam waktu singkat, sewaktu suhu meningkat, kulit secara paradoks menjadi dingin. Saat pergeseran ini, secara klinis terlihat sebagai gemetar, yang artinya suhu lingkungan mendadak diterjemahkan sebagai dingin.
IL-1, IL-6 dan TNF adalah mediator-mediator penting dari reaksi ini. Sitokin-sitokin ini dihasilkan oleh leukosit dan jenis sel lain dalam respon terhadap organisme infeksi atau reaksi-reaksi imunologis dan toksik, yang dilepaskan dalam sirkulasi. IL-1 dan IL-6 mempunyai efek yang sama dalam menghasilkan reaksi fase akut, keduanya menghasilkan demam melalui interaksi dengan reseptor-reseptor vaskuler dalam pusat termoregulator dari hipotalamus dengan aksi langsung dari sitokin atau lebih cenderung melalui induksi produksi prostaglandin lokal (PGE), informasi ini kemudian ditransmisi dari hipotalamus anterior ke posterior ke pusat vasomotor, menyebabkan stimulasi saraf simpatis, vasokonstriksi pembuluh-pembuluh kulit, mengurangi perspirasi dan timbul panas demam. Pirogen endogen yang diketahui mencakup TNF, IL-1 dan IL-6. Mereka dilepaskan oleh monosit/makrofag dan sel-sel inang yang lain dalam respons terhadap mikroba dan stimulasi pirogen lain. Aspirin melawan demam dangan melalui inhibisi siklooksigenasi dalam hipotalamus. TNF juga menstimulasi pusat hipotalamus secara langsung.




Apakah demam itu ada manfaatnya? Setiap otang yang menderita radang tenggorokan atau infeksi saluran nafas akan mengalami manifestasi radang akut. Demam adalah satu dari manifestasi yang paling menonjol, terutama bila bersamaan dengan infeksi. Bakteriemia biasanya menginduksi demam dengan meningkatnya suhu secara dramatik, menghasilkan apa yang disebut ‘spike’ pada grafik suhu. Orang menggigil kuat dapat dilihat pada mereka yang mendapat serangan flu atau malaria. Wagner-Jauregg pada tahun 1927mendapat hadiah nobel untuk metode pengobatan neurosifilis dengan menimbulkan demam tinggi melalui malaria. Dasar idenya adalah spiroketa akan mati pada suhu 41C. Ada beberapa strain pneumokokus yang mati pada suhu sekitar 40C. Fakta-fakta ini memberikan kesetujuan untuk efek yang berfaedah dari demam pada infeksi. Di samping itu terbukti bahwa leukosit bergerak lebih cepat bila suhu meningkat, demikian juga dengan banyak fungsi seluler lain. Studi sekarang memperlihatkan IL-1 dan TNF lebih efektif pada suhu yang lebih tinggi.

1 komentar:

rei_chan mengatakan...
thx.. sangat membantu.. :D

Poskan Komentar

Tinggalkan Kritik dan Saran yahh :)
 

PATOFISIOLOGI DEMAM



Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Demam (Febris)

Demam (febris) 

Umumnya dikenal dengan nama demam, adalah suatu reaksi fisiologis tubuh yang kompleks terhadap penyakit yang ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh diatas nilai normal akibat rangsangan zat pirogen terhadap pengatur suhu tubuh di hipotalamus.

Suhu normal tubuh manusia berkisar antara 36.5-37.2 ˚C. Suhu subnormal yaitu <36.5 ˚C, hipotermia merupakan suhu <35 ˚C. Demam terjadi jika suhu >37.2 ˚C. hiperpireksia merupakan suhu ≥41.2 ˚C. Terdapat perbedaan pengukuran suhu di oral, aksila, dan rectal sekitar 0.5 ˚C; suhu rectal > suhu oral > suhu aksila. 


Mekanisme Pengaturan Suhu Tubuh
Setiap sel yang dalam tubuh memerlukan energi untuk memelihara struktur dan fungsinya. Energi tersebut berasal dari makanan yang dikonsumsinya. Dalam kegiatan tubuh sehari-hari pemakaian energi dapat melalui kegiatan kerja eksternal (kontraksi otot rangka) dan internal (pemakaian energi oleh seluruh proses biologis di dalam tubuh). Tidak semua energi yang didapat dari nutrient dapat digunakan untuk kegiatan kerja tetapi sebagian akan diubah menjadi energi panas. 


Selama proses biokimiawi dalam tubuh hanya 50% energi dari nutrient yang diubah menjadi ATP selebihnya akan hilang dalam bentuk panas.  Selama pemakaian ATP oleh sel-sel tubuh, 25% lainnya pun akan diubah menjadi panas. Selanjutnya panas yang terbentuk inilah (produksi panas internal) dan ditambah perolehan panas yang didapat dari lingkungan eksternal tubuh yang membentuk kandungan seluruh panas tubuh (suhu inti tubuh). Bila kandungan panas tubuh melebihi batas toleransi maka tubuh akan berupaya mengeluarkan panas melalui kulit  dan penglepasan panas melalui air keringat maupun melalui paru-paru.
Reaksi kimia didalam tubuh diatur oleh katalisator yang berupa enzim. Enzim umumnya berupa protein. Enzim akan bekerja dengan baik pada pH dan suhu yang optimal. Pada suhu diatas 42 C enzim akan mengalami denaturasi, sedangkan pada suhu rendah kecepatan produksi tenaga tidak akan memenuhi kebutuhan tubuh seperti pada suhu 37 C.
Pengaturan suhu tubuh terjadi secara terpadu di hipotalamus bedasarkan sinyal yang diterima dari kulit dan suhu inti tubuh. Bila termoreseptor di kulit menerima rangsang dingin maka neuron yang sensitive terhadap dingin akan meneruskan ke hipotalamus. Bila akumulasi di hipotalamus sudah melebihi batas minimal yang dapat ditoleransi maka tubuh akan mengadakan adaptasi perilaku, aktivasi saraf motorik (kontraksi otot rangka seperti menggigil),saraf simpatis (vasokonstriksi pembuluh darah). 
Bila termoreseptor di kulit menerima rangsang panas maka neuron yang sensitive terhadap panas akan diteruskan ke hipotalamus. Bila sudah melebihi batas maksimal yang dapat ditoleransi maka tubuh mengadakan adaptasi perilaku, aktivasi saraf simpatis seperti vasodilatasi pembuluh darah dan merangsang kelenjar keringat.


Mekanisme Demam
Tujuan dari pengaturan suhu adalah mempertahankan suhu inti tubuh sebenarnya pada set level 37˚C. Demam (pireksia) merupakan keadaan suhu tubuh meningkat melebihi suhu tubuh normal. Apabila suhu tubuh mencapai ±40°C disebut hipertermi.

Etiolgi
Gangguan otak atau akibat zat yang menimbulkan demam (pirogen) yang menyebabkan perubahan “set point”. Zat pirogen ini bisa berupa protein, pecahan protein, dan zat lain (terutama kompleks lipopolisakarida atau pirogen hasil dari degenerasi jaringan tubuh yang menyebabkan demam selama keadaan sakit). Pirogen eksogen merupakan bagian dari patogen, terutama kompleks lipopolisakarida (endotoksin) bakteri gram (-) yang dilepas bakteri toksik yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu.

Patofisiologi 
Ketika tubuh bereaksi adanya pirogen atau patogen. Pirogen akan diopsonisasi (harfiah=siap  dimakan) komplemen dan difagosit leukosit darah, limfosit, makrofag (sel kupffer di hati). Proses ini melepaskan sitokin, diantaranya pirogen endogen interleukin-1α (IL-1α), IL-1β, 6, 8, dan 11, interferon α2 dan γ, Tumor nekrosis factorTNFα (kahektin) dan TNFβ (limfotoksin), macrophage inflammatory protein MIP1. Sitokin ini diduga mencapai organ sirkumventrikular otak yang tidak memiliki sawar darah otak. Sehingga terjadi demam pada organ ini atau yang berdekatan dengan area preoptik dan organ vaskulosa lamina terminalis (OVLT) (daerah hipotalamus). Pirogen endogen ini setelah berikatan dengan reseptornya di daerah preoptik hipotalamus, akan merangsang hipotalamus untuk mengaktivasi fosfolifase-A2 yang selanjutnya akan melepaskan asam arakhidonat dari membran fosfolipid dan kemudian oleh enzim siklooksigenase-2 (COX-2) akan diubah menjdi prostaglandin E2(PGE2).
Rangsangan prostaglandin inilah baik secara langsung atau melalui penglepasan siklik AMP menset termostat pada suhu yang lebih tinggi.  Hal ini merupakan awal dari berlangsungnya reaksi terpadu sistem saraf otonom, endokrin dan perubahan perilaku  dalam terjadinya demam. Ketika demam meningkat (karena nilai sebenarnya menyimpang dari set level yang tiba-tiba neningkat), pengeluaran panas akan dikurangi melalui kulitsehingga kulit menjadi dingin (perasaan dingin), produksi panas juga meningkat karena menggigil (termor). Keadaan ini berlangsung terus sampai nilai sebenarnya mendekati set level normal (suhu normal). Bila demam turun, aliran darah ke kulit meningkat sehingga orang tersebut akan merasa kepanasan dan mengeluarkan keringat yang banyak.

Pada mekanisme tubuh alamiah, demam bermanfaat sebagai proses imun. Pada proses ini, terjadi pelepasan IL-1 yang akan mengaktifkan sel T. Suhu tinggi (demam) juga berfungsi meningkatkan keaktifan sel T dan B terhadap organisme patogen. Konsentrasi logam dasar di plasma (seng, tembaga, besi) yang diperlukan untuk pertumbuhan bakteri dikurangi.
Selanjutnya, sel yang rusak karena virus, juga dimusnahkan sehinga replikasi virus dihambat. Namun konsekuensi demam secara umum timbul segera setelah pembangkitan demam (peningkatan suhu). Perubahan anatomis kulit dan metabolisme menimbulkan konsekuensi berupa gangguan keseimbangan cairan tubuh, peningkatan metabolisme, juga peningkatan kadar sisa metabolism, peningkatan frekuensi denyut jantung (8-12 menit¹/˚C) dan metabolisme energi. Hal ini menimbulkan rasa lemah, nyeri sendi dan sakit kepala, peningkatan gelombang tidur yang lambat (berperan dalam perbaikan fungsi otak), pada keadaan tertentu demam menimbulkan gangguan kesadaran dan persepsi (delirium karena demam) serta kejang.

Tipe Demam 

  1. Demam Septik. Suhu badan naik ke tingkat tinggi sekali pada malam hari, lalu suhu turun (masih) di atas normal pada pagi hari. Sering terdapat menggigil, berkeringat. 
  2. Demam Hektik. Suhu badan naik ke tingkat tinggi sekali pada malam hari, lalu suhu turun sampai normal pada pagi hari. 
  3. Demam Remiten. Suhu badan dapat turun setiap hari namun tidak pernah sampai suhu badan normal, namun selisih tak pernah sampai >2 ˚C, tidak sebesar penurunan pada demam septik. 
  4. Demam Intermiten. Suhu badan dapat turun beberapa jam dalam 1 hari. Bila demam terjadi tiap dua hari sekali disebut tersiana dan bila terjadi dua hari bebas diantara dua serangan demam disebut kuartana. 
  5. Demam Kontinyu. Variasi suhu badan yang meningkat sepanjang hari dan tidak berbeda lebih dari 1 ˚C. Jika sampai pada tingkat yang lebih tinggi disebut hiperpireksi. 
  6. Demam Siklik. Demam ditandai dengan kenaikan suhu selama beberapa hari, kemudian diikuti periode bebas demam selama beberapa hari yang kemudian diikuti oleh kenaikan suhu seperti semula. 
Demam kadang dihubungkan pada suatu penyakit, misal abses, pneumonia, infeksi saluran kencing atau malaria; kadang idopatik. Bila demam disertai dengan sakit otot, rasa lemas, tak nafsu makan, mungkin pilek, batuk dan sakit tenggorok biasanya digolongkan sebagai influenza (common cold). Kausa demam selain infeksi, juga bisa akibat toksemia, keganasan, obat, dan gangguan pusat pengatur suhu sentral (heat stroke, perdarahan otak, koma). Hal-hal khusus yang diperhatikan pada demam seperti cara timbul, lama demam, sifat, tinggi demam, keluhan serta gejala lain demam. Demam yang tiba-tiba tinggi, mungkin diakibatkan virus.
Demam Belum Terdiagnosis merupakan keadaan seseorang yang mengalami demam terus-menerus selama 3 minggu dengan suhu badan >38.3 ˚C dan tetap belum ditemukan penyebabnya walaupun telah diteliti selama seminggu secara intensif dengan menggunakan laboratorium dan penunjang medis lainnya. 
Demam Dibuat-Buat (Factitius Fever) merupakan demam yang dibuat seseorang dengan sengaja dengan berbagai cara agar suhu badannya melebihi suhu badan sebenarnya.

Penatalaksanaan Demam 

Demam dapat dihambat dengan cara memutus rangkaian reaksi yang terjadi mulai dari pelepasan pirogen endogen dari sel makrofag, monosit, limfosit dan endotel oleh rangsang pirogen eksogen hingga timbulnya demam.Pemberian Antipiretik: dari sekian banyak obat yang telah diteliti obat penghambat siklooksigenase (Cyclooxygenation inhibition/COX) yang cukup bermakna dan memuaskan sebagai antipiretik.
Obat OAINS seperti aspirin, metamizol, ibuprofen, nimesulid, diclofenak, ketoprofen, indometasin dan sebagainya adalah obat yang dapat menghambat enzim siklioksigenase dak karena itu obat-obat ini dapat digunakan sebagai antipiretik. OAINS selain menghambat Cox-2 juga menghambat COX-1, sehinga menimbulkan efek samping terhadap lambung, ginjal dan trombosit.
Dari sekian banyak obat-obatan antipiretik asetaminofen (paracetamol) adalah paling aman. Di jaringan perifer asetaminofen adalah penghambat siklooksigenase-2 yang lemah, tetapi di otak oleh sistem sitrokrom p-450, asetaminofen ini akan dioksidasi sehingga memiliki sifat penghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) yang kuat.
Metode Fisik: Kompres air hangat-hangat kuku disekitar tubuh diharapkan akan terjadi vasodilatasi dan perangsangan kelenjar keringat sehingga terjadi penglepasan panas yang besar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Ads by Lights%20Cinema%201.5beta
X | i

Senin, 29 Juni 2015

Bayi Ini Bertemu Dengan Ibunya


Untuk Pertama Kalinya Bayi Ini Bertemu Dengan Ibunya. Tak Ada yang Mengira Sang Bayi Melakukan INI!

Cinta seorang ibu adalah kasih yang paling tulus.
Tidak pernah meminta balas jasa atau menuntut imbalan untuk setiap cucuran keringat yang diteteskan, tidak pula meminta upah untuk setiap perjuangan yang ia lakukan. Semenjak dalam kandungan, ada begitu banyak proses dan perjuangan yang harus ibu lewati, mulai dari perubahan fisik, sulitnya makan, kesulitan mendapatkan makanan yang nikmat sewaktu ngidam dan sulitnya mendapatkan jam tidur yang baik sewaktu kehamilannya sudah membesar.
Apalagi setelah memasuki trimester ke dua dan menghadapi trimester ke tiga, dimana kandungan sudah mulai membesar, maka seiring dengan berjalannya waktu ada begitu banyak pantangan dan larangan yang harus dilewati oleh ibu yang sedang mengandung.
Tidak diperkenankan pergi kemana-mana, harus senantiasa mengkonsumsi makanan dan jamu yang tidak enak, kesulitan mendapatkan posisi tidur yang nyaman sampai dengan menghadapi persalinan yang mempertaruhkan nyawanya. Semua itu dilewati seorang ibu semata-mata sebagai sebuah perjuangan demi buah hati tercintanya. Untuk itulah, mencintai dan mengasihi ibu adalah hal yang harus senantiasa kita lakukan. Tanpa pengorbanan dan kerja kerasnya yang begitu tak kenal waktu, tak akan pernah ada diri kita yang bisa berdiri tegap dan menjadi seseorang yang mandiri seperti saat ini.

Semua jasa dan pengorbanan yang ibu berikan dalam kehidupan kita, tak akan pernah mampu kita balas. Air susunya yang telah menjadi sumber kehidupan kita sewaktu kita masih bayi. Dan saat kita beranjak remaja, kasih sayang dan perhatian ibu selalu menjadi dukungan yang besar dan menjadi kekuatan yang begitu besar saat kita mulai mengenal pergaulan dan mendapatkan teman.
Hanya saja, tak sedikit mereka anak-anak yang sudah beranjak dewasa dan merasa telah bisa hidup mandiri, seringkali mengabaikan orangtuanya. Kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh orangtua nyatanya kini disia-siakan dan seolah tak pernah dianggap.
Jika saja sewaktu kecil mereka akan menangis jika ibunya tidak ada disamping mereka. Saat ini malah sepertinya kehidupan mereka akan lebih senang jika tidak diganggu dengan kehadiran ibu mereka. Sungguh sebuah fenomena yang miris dan menyakitkan. Dimana seharusnya, anak-anak bisa mencintai orang yang telah berkorban dan melakukan kebaikan yang begitu banyak dalam kehidupannya, malah dibalas dengan perlakukan yang tidak seharunya mereka lakukan.
Sudah seharusnya kita mencintai dan menjaga ibu kita. Apalagi saat kita sudah beranjak dewasa, tidak ada salahnya sering mengajak ngobrol ibu kita sebab merekalah orang yang sering mengajak anda berbicara saat anda belum bisa mengucapkan kata-kata.
Seperti yang terjadi daam video kali ini. Video berdurasi tak lebih dari dua menit ini mengisahkan bagaimana seorang perawat yang sedang menggendong bayi baru lahir yang untuk pertama kali si bayi akan dipertemukan dengan ibunya.
Melihat kondisi yang begitu membahagiakan ini tentu membuat hati si ibu begitu gembira, karena untuk pertama kalinya si ibu akan bisa melihat buah hati yang telah dinanti-nantinya selama ini setelah dikandungnya selama 9 bulan.
Namun, rupanya kejadian yang cukup mengejutkan dituai sang bayi yang lahir dengan menempuh jalan caesar ini. Sewaktu sang perawat menggendong tubuhnya yang mungil dan didekapkan pada kepala ibunya, si bayi terlihat begitu nyaman dan merasa begitu tenang.
Sepertinya ia juga mengenali betul kasih sayang yang begitu besar dan pengorbanan yang dilakukan oleh ibunya. Untuk itulah si bayi terlihat begitu menikmati hangatnya mendekap wajah sang ibu. Namun uniknya, si bayi malah menangis dan menjadi tidak tenang sewaktu si perawat mengambilnya untuk diselimuti. Kita lihat bagaimana harunya kisah kali ini.
Jangan lupa bagikan kisah ini bersama dengan teman dan sahabat dan berikan komentar anda.

Rabu, 27 Mei 2015

VIDEO: Serem! Terdengar suara mirip terompet dari langit di 4 negara!

VIDEO: Serem! Terdengar suara mirip terompet dari langit di 4 negara!

Reporter : Ismarlina Mokodompit | 2015-05-25 20:27:00
Ada empat negara yang warganya mendengar suara aneh dari langit, yakni Amerika Serikat, Australia, Kanada dan Jerman.
Brilio.net - Orang-orang dari berbagai belahan dunia sempat heboh, kebingungan, sekaligus dibikin merinding saat mendengar suara yang diyakini mirip seperti suara terompet. Suara yang memekakkan telinga tersebut terdengar datang dari lokasi yang tidak diketahui di langit.

Dilansir brilio.net dari Tech Times, Senin (25/5), setidaknya ada empat negara yang warganya mendengar suara aneh dari langit, yakni Amerika Serikat, Australia, Kanada dan Jerman. Warga yang mampu mendengar suara ini mengupload hasil rekaman mereka ke situs YouTube.

Meski diupload dengan judul yang berbeda-beda, tapi suara yang terdengar memang mirip antara satu negara dengan negara lainnya. Di tahun-tahun sebelumnya, sejumlah negara memang sudah memperlihatkan kondisi serupa dengan memperlihatkan suara-suara misterius. Seperti di Australia pernah juga terjadi sekitar tahun 2012.

Dalam video terbaru tentang suara ini, diambil tanggal 4 April tahun 2015 di salah satu kota di Jerman. Video ini diunggah oleh warga Kanada bernama Kimberly Wookey. Dia mengaku dibangunkan oleh suara keras, yang ia tahu ia telah mendengar sebelumnya. Dia berkata bahwa dia pergi untuk melihat anaknya yang juga ketakutan oleh suara.

Menurut penjelasan NASA yang menjawab dari sudut ilmiah, kebisingan suara tersebut datang dari Planet Bumi sendiri. Mereka menyebut seperti suara latar di acara musik, seperti itulah gambaran suara tersebut. Fenomena ini seperti emisi suara pada Bumi dan sebetulnya sering terjadi, namun hanya saja manusia tak menyadarinya.

Kalau menurutmu sendiri bagaimana dengan suara ini? Berikut 4 videonya:







HOT NEWS:
Soal matematika anak SMP di Singapura ini hebohkan dunia
Akhirnya, makhluk mirip Gollum di Kalimantan berhasil diselamatkan
Liang Yaoyi, cerita haru pengidap tumor otak diberi hormat oleh dokter
Orang ini berencana transplantasi kepala utuh pertama di dunia!
VIDEO: Hal-hal yang terjadi pada jasadmu di dalam tanah usai meninggal

Vistanaya Ocha On Air